Tampilkan postingan dengan label Kliping Binatang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kliping Binatang. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 30 Juli 2011

Mengenal Hiu Goblin dari Teluk Tokyo


Klipingkita.com-Hanya sedikit yang yang bisa diketahui dari monster ini yang biasanya hanya tinggal di dasar samudera. Hiu Goblin yang bernama ilmiah Mitsukurina owstoni adalah seekor hiu purba yang sebelumnya dianggap telah punah. Ia dapat segera dikenali dari bentuk kepalanya yang memiliki tonjolan panjang keluar dari bagian dahi. Selain itu sederet gigi yang menakutkan menghiasi mulutnya. Hiu Goblin juga dapat bertumbuh hingga panjang 3,3 meter dan berat 159 kg.


Umumnya Hiu ini hanya ditemukan di laut dalam, jauh dibawah sorotan cahaya matahari, lebih dari 200 meter dibawah permukaan laut. Mereka dapat ditemukan di perairan di seluruh dunia, dari Australia hingga teluk Meksiko. Namun orang-orang mengenal mereka terutama dari perairan Jepang, tempat dimana sains modern menemukan mereka untuk pertama kalinya.

Penemuan pertama hiu ini dapat dilacak hingga tahun 1898, ketika seekor spesimen tertangkap di laut Sagami, dekat Yokohama, Jepang. Diperkirakan ada sekitar 24 spesies yang berhubungan dengan hiu ini. Nama ilmiahnya yang berbau Jepang, Mitsukurina owstoni, diberikan pertama kali oleh David Jordan yang menerima spesimen pertama ikan ini dari seorang zoologist Uiversitas Tokyo bernama Kakichi Mitsukuri. Sedangkan nama owstoni berupa penghormatan terhadap seorang kolektor makhluk liar bernama Alan Owston yang juga memperoleh ikan ini dari seorang nelayan Jepang.
Read More >>

Penemuan Potongan Tangan Makhluk Misterius di Queensland

Sebuah potongan tangan hewan ditemukan di sebuah peternakan di Queensland utara, Australia. Malam sebelumnya hewan ternak terdengar mengeluarkan suara jeritan-jeritan aneh seperti ketakutan. Hari berikutnya, petani pemilik peternakan menemukan potongan tangan ini.

Jadi ia mengirim tangan itu ke para ahli untuk diteliti. Hasilnya, tidak ada satupun yang mengetahui dengan pasti identitas hewan pemilik tangan misterius itu.







Australia dikenal memiliki makhluk sejenis Bigfoot, mereka menamakannya Yowie. Muncul spekulasi bahwa pemilik tangan itu adalah Yowie yang selama ini belum pernah dilihat oleh siapapun. Sedangkan peneliti yang lebih rasional mengatakan bahwa potongan tangan itu adalah milik seekor Wombat, salah satu jenis marsupial yang hidup di Australia.

Inilah foto potongan tangan Wombat sebagai perbandingan.



Selain Wombat, banyak juga peneliti yang menyatakan kemungkinan bahwa potongan tangan itu adalah milik seekor kanguru. Untungnya saya berhasil merayu seekor kanguru untuk menunjukkan tangannya, dan sekarang kita bisa melihat perbandingannya. inilah dia bentuk tangan kanguru.



Yang menarik pada potongan tangan itu adalah kukunya yang kelihatan lebih panjang. Namun sebelum diadakan tes DNA, tidak ada seorangpun yang dapat memastikannya. Kelihatannya ilmuwan Australia tidak terlalu tertarik menelitinya lebih lanjut. Saya mencoba mencari informasi lainnya mengenai potongan tangan ini, namun tidak menemukannya. Mungkin itu benar-benar potongan tangan Yowie.
Read More >>

Kamis, 28 Juli 2011

10 Hewan Dengan Suara Paling Keras di Dunia


10. ALLIGATOR
Secara teknis, buaya memang tidak memiliki pita suara, tapi satu hal yang mengejutkan adalah, hal ini tidak mencegah mereka dari membuat kegaduhan. Buaya mendesis, mendengus, batuk, menggeram dan, yang paling terkenal, di bawah air, membuat suara infrasonic yang menimbulkan gulungan air kecil di permukaan, membuatnya bergetar atau "berdansa." Meskipun frekuensi yang dihasilkan terlalu rendah bagi manusia untuk mendengar, namun suara tersebut dapat mencapai jarak jauh untuk menjangkau calon pasangan.

9. KAKAPO
Sejenis burung kiwi besar ini adalah hewan asli Selandia Baru dan bekerja sangat keras pada musim kimpoi. Kakapos jantan akan menciptakan semacam amfiteater di lingkungan mereka sendiri. Yang terakhir, Kakapo akan berdeham, mengembang kantung udara di dadanya, kemudian melepaskan suara beresonansi tinggi yang dapat didengar sampai tiga mil jauhnya! Ia meneruskan ritual setiap malam selama empat bulan, memompa keluar hingga 10.000 panggilan.

8. WOLF
Jika Anda pergi berkemah di belantara Minnesota dan anda terganggu oleh jeritan serigala, jangan panik, meskipun hal itu mungkin terdengar mengerikan, serigala itu mungkin berada 10 mil jauhnya. Sebuah lolongan serigala dapat mengidentifikasi satu sama lain dari jarak jauh hanya dengan panggilan mereka sendiri. Ketika mereka sedang melakukan paduan suara, hal itu dimaksudkan agar para pemangsa tidak dapat menebak berapa banyak serigala yang akan mereka hadapi? Apakag 1 atau bahkan 100?
7. HOWLER MONKEY

Rahasia di balik suaranya yang melengking adalah kantung pada tenggorokan monyet, yang berisi kantong khusus pada kotak suara yang menguatkan dengan panggilan untuk menakut-nakuti orang lain dari wilayahnya dan jauh dari pohon buah-buahan berharga. Nah, itu monyet yang benar-benar menyukai buahnya pohon!
6. ELEPHANT(Gajah)

Masuk akal bahwa tanah terbesar di dunia bukan hanya hewan beratnya satu ton, tetapi membuat satu ton suara juga. Gajah menggunakan lebih dari 25 panggilan yang berbeda. Batangnya bertindak sebagai semacam ruang beresonansi, pengeras suara meledak keluar dari paru-paru besar. Gajah juga dapat berkomunikasi jarak jauh dengan bantuan Infrasonik - frekuensi rendah, sub-sonik gemuruh yang sebenarnya dapat dirasakan melalui kulit sensitif gajah pada kaki dan bagasi. Ada kesempatan untuk pergi tuning satu sama lain.
5. CICADA(jangkrik)

Para jangkrik mungkin hanya 1 atau 2 inci, tapi dengan "lagu" yang dapat menekan 120 desibel, itu juga mudah serangga yang paling keras di dunia. Bug ini layak tumpukan tiket untuk mengganggu perdamaian, yang datang sebagai akibat dari keras memeras noisemakers, yang disebut timbals, yang terletak di basis perut. Tidak simbal, timbals - dan kontrak mereka super-cepat menciptakan sit-up dengan suara yang mengingatkan kita pada gergaji pada kecepatan penuh. Kebisingan memang memiliki arti: itu adalah perkimpoian laki-laki panggilan, dan lebih dari 250 jenis jangkrik setiap memainkan lagu mereka sendiri. Jadi, jika Anda sudah mencari lagu pendek yang sempurna untuk men-download ke MP3 player, di sini ada 250 ide!

4. BAT
Spoiler for Kelelawar:

Ketika jeritan kelelawar kepala lepas, bukan hanya melakukan yang terbaik Naomi Campbell peniruan, tetapi melibatkan sistem GPS internal juga. Bernada tinggi suara bertindak sebagai sonar kelelawar untuk membantu menemukan jalannya dalam gelap, dan itu membuat untuk peta yang cukup baik. Sonarnya begitu tepat, kelelawar dapat membedakan antara benda-benda yang hanya terpisah sejauh lebar rambut manusia, terlepas dari pencahayaan. Catatan untuk diri sendiri: tidak pernah bermain "Pin the Tail pada Keledai" dengan kelelawar.

3. HERRING

Faktor kebisingan datang ke dalam bermain dengan metode yang diinginkan komunikasi: cepat berulang kutu, atau FRTs, yang merupakan cara ilmiah mewah mengatakan "ikan melanggar angin." Ya, ikan haring memancarkan gas dari pantat mereka untuk berbicara dengan satu sama lain serta menakut-nakuti predator, tapi pada frekuensi terlalu rendah bagi manusia yang pernah mendengar. Jika itu terdengar kepada kami, itu akan terdengar seperti jet lepas landas - agak sulit untuk berpura-pura seperti itu hanya sepatu Anda, ya?
2. WHALE

Paus dapat berteriak di seberang lautan - secara harfiah. Yah, setidaknya dapat ikan paus biru, dengan bersin yang dapat didengar di sisi lain dunia. The bungkuk menang "Kebanyakan Chatty," dengan lagu-lagu berlangsung hingga setengah jam dan membawa lebih dari 100 mil jauhnya. Paus sperma bahkan menggunakan suara untuk berburu dalam kegelapan kedalaman dasar laut, menyelam dan navigasi seperti kelelawar dengan sinyal sonar yang dapat ditembak dengan kekuatan untuk melumpuhkan meriam cumi-cumi. Itu beberapa pistol setrum!

1. PISTOL SHRIMP
Udang Pistol:

Sebuah udang yang menghancurkan kaca hanya dengan snap pasti layak Nomor 1 di daftar "Loudmouths". Ditemukan di karang tropis di seluruh dunia, udang pistol dilengkapi dengan, yah, pistol, dalam bentuk cakar besar yang keluar tunas semburan air. Air sungai bergerak dengan kecepatan seperti itu menciptakan gelembung udara. Setelah granat implodes kecil ini, itu bungkus pukulan hebat, menciptakan gelombang kejut yang besar ikan paus lebih keras daripada panggilan yang dapat membunuh ikan dan udang lainnya hingga 6 meter jauhnya. Snap the sonic juga memancarkan kilatan cahaya kecil, yang sesaat menyebabkan suhu di dalam gelembung melambung lebih dari 8.500 derajat Fahrenheit - yang merupakan salah satu kompor panas Anda tidak ingin menyentuh!
Read More >>

Laba - laba Unik Bermuka manusia

Menurut laporan, “”Laba-laba bermuka manusia” sebelumnya pernah ditemukan di Shandong, Guangxi, Zejiang, Henan, Sichuan, Mongolia dalam, Shanghai, Xinjiang dan daerah lainnya, begitu juga di Taiwan. Laba-laba ini, ukurannya berbeda-beda mulai dari beberapa milimeter sampai puluhan milimeter,dan pola hiasannya ada yang terdapat di bagian punggung dan perut. Ada yang seperti wanita berparas cantik, juga ada jeleknya bukan main, bahkan ada yang mirip “patung kayu”. Laba-laba yang ditemukan Mr.Wang di Kota Qianan, garis-garis muka manusia-nya berada di bagian punggung yang menyembul.

Laba-laba bermuka manusia Nephila pilipes tergolong Tetragnathidae, nama ini diperoleh karena di dada depannya terdapat gambar yang mirip dengan muka manusia. Laba-laba ini tersebar di berbagai daerah datar di seluruh Taiwan hingga kawasan pegunungan. Suka menyimpul jaring di antara dahan-dahan pohon dan menangkap serangga, jaring yang disimpulnya bisa mencapai beberapa meter lebarnya. Begitu mendapatkan serangga, dengan cepat sang laba-laba akan memuntahkan jaringnya menangkap mangsanya kemudian menyantapnya.

laba 1:


Ada ahli terkait yang berpendapat, “Laba-laba bermuka manusia” mungkin adalah suatu gejala “bule” laba-laba, agak jarang ditemui. Selain itu ada juga ahli yang berpendapat, munculnya “laba-laba bermuka manusia” ada tiga kemungkinan: pertama, suatu mutasi dari laba-laba biasa ; kedua, mungkin mengalami luka dari luar ; ketiga, tidak tertutup kemungkinan adalah subspesies laba-laba.

laba 2:


Penemuan “laba-laba bermuka manusia” di berbagai tempat
Pada Mei 2006, pekerja di Wang Ling, Xia barat, menemukan seekor “laba-laba wanita cantik”, wujud laba-laba itu unik, besarnya seperti sebutir kacang. Bagian kepalanya hitam pekat, berbentuk beludru, mirip dengan bulu burung, pada bagian moncongnya terdapat dua helai sungut, persis seperti sebuah tang. Bagian perutnya berwarna hitam. Di kiri kanan pada keempat buah kakinya rata-rata berwarna abu-abu muda, penuh dengan bintik putih kecil secara merata. Bagian punggung berwarna kuning jingga, dihiasi dengan 4 bintik hitam, membentuk persegi empat, indah sekali. Di bagian ekornya terdapat segaris hitam berbentuk busur yang ditempeli bintik putih, membedakan dengan jelas bagian punggung dan perut, begitu unik, persis seperti seorang gadis cantik yang mengenakan sepotong gaun yang indah.

17 Mei 2006, di rumah Nyonya Xia di asrama kantor material sekitar Kantor Polisi Hefei nan 7, ditemukan 3 ekor laba-laba yang ganjil. Ketiga laba-laba itu bukan saja memiliki sebuah “topeng wajah”, bahkan melukiskan abjad Inggris secara jelas. Persis seperti muka robot yang memakai topeng, 4 pasang cakar yang panjang-panjang. Di bagian ekor cakarnya tampak terlihat abjad “W M N Z” dan abjad Inggris lainnya. Namun ada yang mengatakan bahwa abjad Inggris itu adalah murni kebetulan. Mungkin karena laba-laba itu berulang kali memuntahkan jaringnya di sana sehingga pada abjad itu tampak tidak sama dengan jaring laba-laba. Padahal tidak ada bedanya, semua itu adalah jaring laba-laba.

laba 3 :


22 April 2006, di kawasan Qingfang, Kota Wujiaqu, Xinjiang, penduduk setempat menangkap 4 ekor “laba-laba bermuka manusia”. Segera setelah itu, secara berturut-turut warga setempat menemukan lagi “laba-laba bermuka manusia” di Urumqi, Xinjiang. Laba-laba aneh bewarna hijau yang ber-alis dan ber-hidung sebesar kacang ini menarik perhatian publik.

21 September 2005, seekor “laba-laba bermuka manusia”yang mirip wajah pemain opera Beijing, tanpa sengaja ditemukan di hutan oleh seorang warga Kota Rizhao, Provinsi Shandong. Warga tersebut menuturkan, ketika ia sedang berjalan-jalan di sekitar rumahnya, tanpa sengaja ia menemukan laba-laba yang “unik” di hutan kecil ini. Laba-laba berbentuk elips sepanjang kurang lebih 5 cm ini, garis-garis di antara kuning dan hitam di punggungnya persis seperti tawon besar. Setelah diamati bagian perutnya tak disangka ternyata berbentuk seperti “muka manusia”, garis-garis moncong, mata, hidung dan bagian mukanya begitu mencolok mata, tampak begitu hidup, seperti seraut wajah tokoh pemain opera Beijing yang sangat indah.

laba 4 :


14 Juni 2005, di toko Mr.Wang, kota Taiyuan, Provinsi Shanxi, seekor “laba-laba bermuka manusia” menarik cukup banyak pengunjung datang menyaksikannya. Di atas punggung laba-laba terdapat “mata” dan “hidung”. Persis seperti sebuah patung seorang biksu, sehingga membuat orang yang melihatnya merasa heran.

Pada 26 Juli 2003, nyonya pemilik toko busana Dandinghe di Hequn Road No.60, Guiyang City, dikejutkan oleh seekor laba-laba di atas gorden pintu ketika ia membuka pintu tokonya pagi ketika itu. Laba-laba ini berwarna hijau muda, dua kaki di sisi kirinya cacat. Anehnya di atas punggung perutnya yang berbentuk hati, terdapat beberapa pola hiasan merah muda, mirip sekali dengan seraut wajah wanita.

20 Agustus 2002, nyonya Wu dari Desa Yongkang, Sichuan, menuturkan, ketika ia dan suaminya memetik bunga di tamannya, mereka melihat 2 ekor laba-laba “bermuka manusia” dalam bunga yang mereka petik. Warna putih, bertempurung, di atas tempurung sang laba-laba terdapat gambar muka manusia lengkap dengan pancaindera seperti mata, moncong dan alis
Read More >>

Hewan - Hewan Tanguh Zaman Batu

1. DIPROTODON

Sebelum manusia pertama menginjakkan kaki di Benua Australia sekitar 40.000 tahun lalu, beraneka ragam hewan berkantung berukuran besar pernah hidup di sana. Salah satu yang terbesar ialah Diprotodon. Hewan berkantung yang satu ini diperkirakan ukurannya sebesar seekor Kuda Nil dewasa. Dilihat dari bentuk morfologinya, ia terlihat mirip seperti seekor Wombat – spesies hewan berkantung Australia – namun berukuran raksasa. Sama seperti kebanyakan hewan-hewan berkantung lainnya, Diprotodon juga mengkonsumsi dedaunan sebagai makanan utamanya. Meskipun mereka bukanlah hewan yang memiliki pergerakan gesit seperti Kanguru, namun ukuran badannya yang besar dan kuat membuat para predator sangat sulit untuk menaklukannya.

2. MOROPUS

Ketika para ilmuwan menemukan fosil Moropus untuk pertamakalinya, mereka seakan sulit mempercayai bentuk morfologi dari makhluk yang satu ini. Hewan purba dengan bentuk kepala menyerupai kepala kuda ini benar-benar memiliki bentuk tubuh yang aneh. Para Ilmuwan mendeskripsikannya sebagai “campuran” dari tiga binatang, yaitu Kuda, Jerapah kerdil, dan Beruang. Kepalanya yang mirip kuda serta badannya yang menyerupai badan seekor beruang dihubungkan oleh leher yang lumayan panjang bak leher jerapah kerdil. Dengan kuku-kukunya yang panjang nan tajam, serta kemampuan berlari dengan baik tentunya ia memiliki pertahanan diri yang baik untuk menghindari para predator. Moropus hidup di wilayah Asia selatan dan barat sekitar 12.000 tahun lalu.

3. Ambulocetus

nilah salah satu makhluk purba yang banyak diklaim para penganut Neo-Darwinisme sebagai bukti kuat periode transisi spesies makhluk laut ke darat. Ambulocetus, hewan purba dengan perawakan mirip campuran nenek moyang paus dan berang-berang hidup di wilayah yang kini disebut sebagai Pakistan modern sekitar 50 juta tahun lalu. Panjang tubuh seekor Ambulotecetus dewasa diperkirakan sekitar 12 kaki. Bentuk kepalanya besar dengan rahang yang panjang. Gigi-gigi tajamnya didesain untuk menangkap dan mencengkram mangsanya. Didalam air, ia dapat bergerak dengan gesit berkat bantuan ekornya yang digunakan sebagai “motor” bagi tubuhnya.

4. Lystrosaurus

Sebelum kemunculan Dinosaurus, kehidupan makhluk di Bumi pernah diramaikan oleh beberapa hewan aneh yang menyerupai reptil. Salah satunya ialah Lystrosaurus. Hewan purba yang cukup menarik karena bentuk tubuhnya yang aneh ini hidup di habitat berawa-rawa, namun ia juga tidak masalah jika harus terpaksa mendiami tempat-tempat yang tergolong kering. Lystrosaurus diperkirakan mendiami bumi sekitar 230 juta tahun yang lalu.

5. Phorusrhacos

Sekitar 20 juta tahun yang lalu, Amerika selatan merupakan daratan yang memiliki begitu banyak variasi spesies burung dan mamalia. Salah satunya yang cukup terkenal ialah spesies burung karnivora bernama Phorusrhacos. Ia adalah spesies burung yang tidak dapat terbang. Tinggi badannya bisa mencapai 10 kaki (3 meter). Meskipun tidak dapat terbang, mereka ialah pelari-pelari cepat. Ini menjadikan Phorusrhacos dapat dengan mudah untuk menangkap mangsanya. Spesies Phorusrhacos diperkirakan eksis hingga 3 juta tahun yang lalu. Para ilmuwan memperkirakan kepunahan Phorusrhacos disebabkan oleh munculnya beberapa predator lain yang bermigrasi dari Amrika Utara ke Selatan setelah keduanya dihubungkan oleh daratan Amerika tengah yang muncul ke daratan.

6. Mammoth

Saya yakin pasti kawan-kawan sudah tidak asing lagi dengan hewan legendaris yang satu ini. Mammoth merupakan salah satu hewan purba yang begitu populer. Fisiknya menyerupai gajah namun memiliki bulu lebat disekujur tubuhnya. Perawakannya yang besar serta tambahan “senjata” berupa gading yang begitu panjang membuatnya begitu sulit untuk ditaklukkan predator manapun. Lukisan-lukisan yang di goreskan pada dinding-dinding gua oleh para manusia purba banyak menggambarkan betapa sulitnya hewan ini untuk ditaklukkan oleh mereka. Mammoth merupakan hewan yang mendiami sekitar pulau Wrangel di pesisir utara Siberia. Banyak Ilmuwan percaya, generasi terakhir Mammoth masih dapat dijumpai sekitar 4000 tahun yang lalu saat konstruksi piramida Khufu di Giza, Mesir telah selesai dibangun.

7. Harimau Gigi Pedang

Inilah hewan purba yang bagi saya paling mempesona, Harimau Gigi Pedang. Mereka merupakan salah satu hewan zaman es yang begitu terkenal. Salah satu predator terganas nan mematikan yang pernah menginjakkan kakinya di bumi ini. Harimau Gigi Pedang mendiami wilayah barat Amerika Serikat pada akhir zaman es, tetapi mereka juga tersebar beberapa wilayah Amerika Utara lainnya serta beberapa berdiam di wilayah Amerika Selatan.

Diketahui, terdapat dua Genus dari hewan ini, yaitu Genus Smilodon dan Genus Homotherium. Pada umumnya jenis dari Genus Smilidon panjang taringnya bisa mencapai lebih dari 18 centimeter, sedangkan untuk genus Homotherium memiliki panjang taring sekitar 10 centimeter. Hewan ini memburu kuda, banteng, antelope sebagai makanannya
Read More >>